Artikel ini akan membahas bagaimana cara belajar belajar bahasa Inggris secara otodidak dan gratis yang mungkin cocok untukmu. Baca sampai habis ya!
1. Pilih topik bahasa Inggris-mu
Salah satu hal yang membuat seseorang bahagia adalah melakukan sesuatu yang mereka sukai. Yes! Sama halnya dengan belajar bahasa yang satu ini. Kamu bisa memulainya dengan memilih topik apa yang kamu suka untuk dipelajari.
Misal, kamu adalah orang yang antusias dengan topik self development, maka kamu dapat mempelajari berbagai kosakata bahasa Inggris terkait self development. Biasanya, memulai sesuatu dari yang kita sukai akan menumbuhkan mood dan awal yang baik. Setuju?
2. Dengarkan podcast bahasa Inggris
Podcast merupakan salah satu platform yang saat ini cukup banyak digemari kalangan remaja hingga dewasa. Melalui podcast, kamu bisa memilih playlist favorit sebagai sumber belajar. Bonusnya, mendengarkan podcast dapat dijadikan sebagai “teman” saat kamu melakukan aktivitas lain.
Contohnya apa nih? Banyak! Kamu bisa play saat perjalanan menuju kampus dan kantor, menemani weekend sembari memasak, baking, bahkan mencuci kendaraan kesayanganmu. Rekomendasi akun podcast yang bisa kamu dengarkan adalah All Ears English Podcast, CNN 5 Things, dan TED Radio Hour. Dari tiga rekomendasi tadi, kamu sudah pernah mendengarkan yang mana nih?
3. Baca berita & artikel bahasa Inggris
Eh, eh! Sadar nggak? Meskipun tidak banyak, membaca artikel bisa menambah pembendaharaan kosakata kamu, lo. Tapi mulai tahun ini, coba yuk, challenge diri kamu untuk membaca berita bahasa Inggris alias news item text dan artikel full berbahasa Inggris. Berita online dari Jakarta Post, Insider News, dan BBC International News bisa jadi bacaan yang informatif untukmu setiap pagi.
Kalau belum siap, nggak ada salahnya baca artikel yang bilingual dulu deh. Caranya gampang! Coba kamu klik “Catch Me Up” di mesin pencari internet, lalu kamu daftar akun dan subscribe fitur newsletter yang mereka tawarkan. Tenang, gratis kok! Nantinya, setiap pagi kamu akan menerima email yang berisi updated news di Indonesia dan di luar negeri. Menarik banget, kan?
4. Baca buku fiksi atau non fiksi bahasa Inggris
Sudah terbiasa membaca artikel in English? Good! Artinya yang harus kamu lakukan adalah meningkatkan kemampuan membaca melalui buku fiksi atau buku non fiksi berbahasa Inggris. Saat membaca, kamu juga dapat menggunakan metode multisensori, alias memaksimalkan lebih dari satu panca indera.
Kamu bisa coba tandai vocab, phrase, dan kata yang unik menggunakan brush pen, kemudian tulis di notebook, lalu cari artinya melalui kamus. Belum punya kamus bahasa Inggris? Lihat dulu Cara Memilih Kamus Bahasa Inggris yang Baik dan Benar agar proses belajarmu semakin optimal, serta pelajari cara translate Inggris Indonesia yang hasilnya nggak bikin bingung.
Rekomendasi buku bahasa Inggris untuk pemula yaitu, “The Fault In Our Stars by John Green” atau "The Perks of Being a Wallflower”. Kalau lebih suka fiksi, mulai dengan membaca komik dalam bahasa Inggris bisa jadi pilihan yang bagus. Dengan begitu, proses belajarmu tidak akan membosankan.
5. Belajar melalui sosial media
Saat ini kita hidup di era digital yang ramai dengan berbagai aplikasi keren untuk belajar. Pernah nggak, denger istilah, “sosial media itu tergantung penggunanya, be a smart user!” Artinya, maksimalkanlah sosial media untuk menambah knowledge, termasuk belajar bahasa Inggris. Salah satunya bisa dengan menonton YouTube.
Bagi pemula, yuk, coba intip chanel TedX Talk, VOX, dan Kurzgesagt. Saat menonton, kamu akan mendapat berbagai vocab yang mungkin belum pernah didengar sebelumnya. Jika kamu ingin menonton video lebih singkat, aplikasi TikTok adalah solusinya! Pada platform tersebut, banyak content creator yang menyajikan video bahasa Inggris serta membagikan tips mereka untuk mencapai level mahir.
6. Bergabung di grup bahasa Inggris
Banyak orang mengatakan seperti ini, “punya teman satu frekuensi itu asyik banget!”. Nah, begitu juga dengan belajar bahasa Inggris. Untuk mendukung setiap prosesnya, tentu kamu perlu berteman dengan mereka yang sama-sama sedang berjuang untuk mencapai goals dalam bahasa Inggris.
Melalui grup, kamu dapat berdiskusi terkait materi bahasa Inggris yang belum dipahami. Jangan takut salah dengan tata bahasa yang dipakai, karena teman-temanmu pasti akan membantu, kok.
7. Bermain games bahasa Inggris
Pernah nggak, sih, kamu punya teman yang jarang belajar, lebih sering main game, tapi speaking in English-nya fafifu wasweswos alias super lancar? Jangan heran ya! Game dengan setelan bahasa Inggris akan memperkaya vocabs kamu, lo.
Contoh, pada game Mobile Legend, terdapat kosakata seperti “killing is always better than giving mercy,” atau “there is no coincidences in this world!” Wah, keren ya? Kamu bisa unduh game apapun sesuai hobi. Setelah itu, kamu bisa belajar dengan fun. Tapi ingat! Bermain sewajarnya saja, oke?
8. Bernyanyi bahasa Inggris
Jangan hanya mendengarkan lagu berbahasa Inggris, better kamu langsung praktik dengan bernyanyi di kamarmu. Dalam hal ini, yang akan kamu latih adalah pronunciation a.k.a pelafalan kata. Saat memiliki waktu luang di weekend, membuka YouTube dan mencari lagu bahasa Inggris dengan mode video plus lirik sepertinya merupakan ide yang cukup menyenangkan dan perfect combo!
Melalui cara ini, selain reading, kamu juga dapat sekaligus meningkatkan listening, dan speaking skills dalam satu moment yang menyenangkan. Saat bernyanyi, siapkan juga buku kesayangan untuk mencatat kosakata dan menulis lirik yang kamu suka!
9. Menulis cerita dalam bahasa Inggris
Kamu setuju nggak, sepertinya menulis dalam bahasa Inggris merupakan tantangan yang paling sulit. Berbeda dengan speaking, sebagian orang akan lebih memperhatikan grammar saat menulis dibandingkan saat berbicara. Hal tersebut menyebabkan writer’s block, karena saat menulis kita akan lebih fokus terhadap tenses. Namun, dengan menulis, kamu justru akan berlatih untuk membuat kalimat secara lengkap.
Caranya, kamu bisa mulai dari tulis kegiatan harian dengan bahasa Inggris, menulis deskripsi diri, telling story about your hometown, and so on. Saat ingin menulis, jangan lupa buka google translate juga untuk membantu proses kreatifmu!
10. Say what you see
Bayangkan kamu sedang berlibur ke pegunungan yang dingin, hijau, dan asri. Kira-kira apa yang akan kamu katakan? Mungkin kata-kata, “Wow, the view is so beautiful, amazing!” akan keluar dari mulutmu. Dengan kata lain, coba ekspresikan apa yang sedang kamu lihat melalui ucapan. Contoh lain, kamu sedang di tepi jalan dan melihat seorang laki-laki berjalan ke arah mobilnya. Kamu bisa deskripsikan, “A man in a black shirt is walking across the road to his car. He is getting in the car now and driving away.”
Kalimat-kalimat di atas sangat sederhana, tapi hal ini akan meningkatkan kecepatan brain-to-mouth speed dalam bahasa Inggris dengan baik. Artinya, kamu tidak butuh waktu lama untuk menerjemahkan apa yang ada dalam pikiranmu.
11. Berteman dengan native
Salah satu hal yang paling ampuh untuk mengasah skill kamu dalam bahasa Inggris adalah berteman dengan native alias warga asli negara-negara berbahasa Inggris, kamu akan terbiasa dan “terpaksa” untuk belajar. Saat kamu bertukar pesan melalui WhatsApp atau doing a conversation via call, mau tak mau harus menggunakan bahasa Inggris agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar.
Selain itu, seorang native juga dapat membuat kamu belajar tidak hanya secara teori, namun juga secara budaya. Untuk berkenalan dengan orang luar, kamu bisa gunakan berbagai aplikasi, salah satunya OME TV yang biasa digunakan selebgram Fiki Naki untuk belajar bahasa asing.
Finally, itulah 11 cara belajar bahasa Inggris sendiri atau otodidak yang bisa dipilih sesuai dengan minat dan kemampuanmu. Kamu bisa banget kok kalau mau lakukan semua cara di atas, yang penting konsisten. Katanya ingin punya skill berbicara bahasa Inggris dengan fasih, masa nggak konsisten berlatih? Ups, hihi. Oleh karena itu, jalankan segala proses dengan enjoy.
Dalam sehari, kamu bisa luangkan waktu sekitar 15 sampai 30 menit, bahkan lebih. Agar terbiasa, yuk, jangan lupa untuk praktikkan terus kapanpun dan di manapun. Saat lelah dan rasa ingin menyerah mulai muncul, you have to remember your goals supaya kembali bersemangat. Selain itu, istirahat sedikit nggak bakal bikin kamu lupa sama semua kosakata yang udah dipelajari, kok. Asli, deh.

Posting Komentar
Posting Komentar